Video Dewasa
CERITA DEWASA
CERITA ABG
CERITA JANDA
CERITA TANTE
FOTO SEKSI
CeritaSek17
NONTON FILM SEMI GOOD SECRETARY (2018)
By: Mellysa ing on April 16, 2018 / comment : 0 CeritaSek17, Nonton Bokep, Nonton Film Semi, Video Dewasa
Nyonya Muda Jatuh KePelukan Oknum Polisi Mesum
By: Mellysa ing on Maret 22, 2018 / comment : 0 Cerita Tante, CeritaSek17
Nyonya Muda Jatuh KePelukan Oknum Polisi Mesum
Rina adalah seorang nyonya muda berumur 28 tahun dan belum memiliki anak. Dalam kehidupan perkawinannya dengan Herman selalu berjalan mulus dan penuh kebahagian.Rina dikarunia postur tubuh yang cukup tinggi 161cm dan berkulit putih mulus dan ditambah tonjolan buah dada yang sedang. Pasangan ini dalam kesehariannya selalu sibuk dalam mengejar kariernya.
Hendri adalah eksekutif pada sebuah bank swasta terkenal dikota solo dan Rina juga bekerja pada sebuah bank pemerintah dikota yang sama.Hendri dikantornya menduduki posisi yang amat menentukan dan tidak heran ia slalu di tugaskan keluar daerah untuk melakukan ekspansi bank tersebut.
Hari itu malam minggu , seperti biasanya Hendri dan Rina malam itu keluar rumah untuk menghilangkan kepenatan selama dalam pekerjaannya.Malam itu tujuan mereka adalah sebuah Restoran ternama yang terletak pada sebuah hotel dikota itu.. Dengan kebahagiaan yang dalam pasangan ini menikmati suasana malam di restoran itu sambil makan malam. Setelah merasa kenyang dan menyelesaikan pembayaran, Pasangan ini lalu beranjak pulang . Hendri menyetir BMWnya keluar dari pelataran parkir hotel itu menuju kejalan raya.
Suasana jalan malam itu amat ramai dan dipenuhi oleh pasangan2 muda yang bermalam minggu. Namun dalam keramaian itu tanpa disengaja Hendri mobilnya menyenggol mobil di sebelahnya. Lalu Hendri menepikan mobilnya dan mobil yang terserempet olehnya tadi juga menepi. Hendri keluar dari mobilnya dan melihat keadaan mobilnya, oo,, nggak apa apa cuma lecet dikit ! kata Hendri kepada Rina. Namun tidak demikian dengan pengemudi mobil Kijang itu. Sopirnya yang berbadan kekar dan ditaksir berumur 53 tahun itu marah marah disertai kata kata kasar kepada Hendri. Heyyyy… kemana aja mata kamu haaaaaa…. hardik sopir itu. maaf pak saya yang salah , jawab Hendri sabar. Coba kau lihat bumper mobilku.. kata sopir itu lagi, hancur kan? Nah kamu harus menggantinya kalau tidak malam ini kau ku tahan kata sopir itu lagi.Hendri melihat mobil bapak itu, dan memang penyok dan ia bersedia menggantinya.
Sopir kijang itu lalu meminta SIM Hendri , Lho apa hak bapak minta SIM saya kata Hendri, asal kau tahu ya anak muda, aku polisi sini, kau bisa ku bawa kekantor bagaimana? Haaa… dengan arogan Bapak berkata pada Hendri. Lalu Hendri menyerahkan SIMnya pada oknum polisi itu.Karena hari saat itu malam, Hendri minta pada oknum itu untuk menyelesaikan masalah itu esok harinya, sambil memberikan alamat rumahnya. Oknum itupun menyanggupi setelah sempat memandang kedalam mobil Hendri dan melihat Rina yang malam itu sangat cantik dan anggun dengan blus ungu ketat.
Rina yang berada dalam mobil saat itu melihat kejadian itu dengan cemas dan mengkhawatirkan Hendri dengan melihat kesombongan oknum itu.Setelah oknum itu dan Hendri sepakat menyelesaikan masalah itu esok harinya di rumah Hendri. Lalu masing2 masuk kemobilnya dan bergerak untuk pulang.
Minggu pagi itu seperti yang di sepakati, oknum itu datang kerumah Hendri dan diterima Hendri dengan baik. Dengan sedikit basa basi oknum itu memperkenalkan diri dan namanya adalah Markus dan bertugas di kepolisian kota itu dengan pangkat iptu.Pagi minggu itu disepakati untuk kebengkel bersama Hendri untuk menanyakan perbaikan mobil Iptu Markus itu.Sebelum berangkat Rina dengan ramah menyilahkan tamu itu untuk minum pagi dulu setelah berjabat tangan dengan oknum polisi itu. Oknum polisi yang bernama Markus itu amat terpesona akan kecantikan Rina yang pagi itu amat segar bugar dengan kaos ketat dan celana 3/4 sampai betis.
Lalu Hendri dan Markus berangkat kebengkel dengan mobil Markus. Setelah di ketahui yang rusak dan yang harus diganti maka Hendri menyetujui anggaran perbaikan mobil Markus itu dan karena Hendri tidak membawa mobil maka Dijanjikan esok hari Senin mobil Pak Markus masuk bengkel. Siang harinya Markus menagntar Hendri kerumahnya yang terbilang asri dikota itu. Setelah pamit pada Hendri dan Rina maka Markus pulang.
Senin itu mobil Pak markus di perbaiki dibengkel dan baru selesai esok harinya. Setelah mobilnya selesai dan kembali seperti sedia kala maka Markus mendatangi rumah Hendri malam selasa itu untuk minta tambahan biaya perbaikan.
Setiba dirumah Hendri malam selasa,ia mengetuk pintu rumah itu.Pak Markus memencet bel dan tidak lama kemudian pintu dibuka oleh Rina. Oo… pak Markus apa kabar pak? tanya Rina sambil menyilahkan markus masuk kedalam ruang tamu saat itu. Mengenai yang kemaren Buk.. kan pak Hendri berjanji akan menambah kekurangan biayanya. jawab pak markus. Oo ya… saya ngerti jawab Rina… Tapi Mas Hendri sedang ke Medan untu seminggu ini dan ia titip pesan bahwa masalah itu biar saya saja yang handel , terang Rina. baiklah bu… saya ngerti koq jawab Pak Markus. Wah…. mau minum apa pak? tanya Rina .. saya teh saja bu… jawab Markus.. bentar ya pak… saya bikinkan…kata Rina sambil beranjak kedapurnya. saat itu Timbul pikiran kotor di otak Markus karena Rina hanya sendiri dan suaminya tidak dirumah ditambah oranglain tidak ada.Maka ia berencana untuk menaklukan Rina karena sejak ia lihat malam itu di mobil ia slalu membayangkan sosok Rina.
Beberapa saat kemudian Rina keluar dari dapur dan membawa minuman dan sedikit makanan kecil. Nih pak tidak seberapa dicicipi ya pak? Rina menyilahkan tamunya minum sambil jongkok . Saat itu Markus melihat belahan dada Rina yang putih mulus itu ditutupi bra putih.Lalu Rina duduk didepan pak Markus.sambil berbincang bincang kesana kemari dan hari beranjak malam saat itu, namun pak Markus belum juga mau pulang. Sedang Rina sudah salah tingkah malam itu. Sebab ia merasa tidak enak hati jika menyuruh tamunya pulang .
Markus adalah Oknum polisi yang sudah berpengalaman dengan wanita . Sebagai polisi ia amat pintar memanipulasi keadaan dan memancing informasi dari seseorang. Dengan keahliannya ia pancing Rina untuk memberitahukan ttg kehidupannya ttg pekerjaan dan kehidupan ranjangnya. Tanpa disadarinya Rina terjebak dalam alur manipulasi markus yang seumur dengan ayahnya itu.
Rina yang biasanya amat membanggakan Hendri dalam berbagai hal ,saat itu tak berkutik dengan kata2 Markus yang menerangkan bahwa sebagai laki2 Hendri itu tidak bisa dibanggakan karena tidak bisa melindungi istrinya ditambah sampai saat ke tahun 3 perkawinan mereka belum di karunia anak. Rina merasa di telanjangi dan merasa pikirannya kosong dengan kemampuan Markus membawa emosi Rina kearah pemberontakan diri.
Dengan sedikit menggeser duduknya kesamping Rina, Markus dengan leluasa memegang jari Rina yang saat itu terpaku. Sambil berkata, Dek Rina nggak usah khawatir, serahkan masalah adek itu pada saya , bujuk Markus,sambil merangkul bahu Rina kedadanya.Rina menurut seakan ia mendapat tempat perlindungan saat itu.sambil membelai rambut dan balik telinga Rina Pak Markus terus memberikan sugesti dan manipulasi keadaan pada Rina.Rina terhanyut karena nya.
Markus yang penuh dengan pengalaman bisa mengusai Rina dan seperti terhipnotis, Rina menurut saja dan memejamkan matanya saat Markus mencium bibirnya yang merah jambu itu. Lalu tangan kekar yang ditumbuhi bulu itu meraih pinggiran buah dada Rina dan memilinnya.Rina hanya terdiam dan hanyut terbawa alunan permainan tangan Markus. Lalu markus menghentikan tindakannya dan minta diri untuk pulang karena malam sudah larut. Ia tahu saat itu Rina telah pasrah akan perbuatannya namun ia untur karena ia tidak mau terburu nafsu. Bu… saya pulang ya? Besok saya kesini lagi.. ooo ya bagaimana jika saya jemput dari kantor besok? tanya Markus… ooo nggak usah pak. Dirumah saja jawab Rina seakan memberi peluang pada Markus untuk datang esok malam.
Malam yang dijanjikan itu dengan menumpang taksi Markus sampai dirumah Rina. malam Bu… sapa markus.. ooo masuk pak… duduk dulu ya? kata Rina. malam itu Rina berdandan seperti menanti seorang yang istimewa. Dengan bincang2 sebentar lalu pak Markus pindah duduk disamping Rina dan memulai tindakan yang tertunda malam kemaren. Rina yang saat itu memang telah dikuasai markus membiarkan setiap tindakan tangan dan mulut Markus yang berani membelai dada dan meremasnya.
Karena malam itu Markus ingin menjalankan aksinya maka ia berdiri dan mengunci pintu rumah itu dari dalam. Lalu ia kembali kesamping Rina dan dengan leluasa memegang apa saja yang ia sukai di tubuh Rina. Markus merasa tidak nyaman di ruang tamu itu lalu membimbing Rina kekamarnya. Dikamar yang asri dan ber AC itu markus lalu melepaskan satu persatu busana Rina hingga yang tertinggal hanya bra dan cdnya saja. Dengan keahlian dan lihainya ia giring Rina untuk menurut. Markuspun lalu membuka busananya dan lalu kedua makluk berbeda usia itu sama2 bugil dan membelai. Markus dengan sosok yang keakr diusianya yang mulai tua itu tapi penisnya tidak demikian penisnya tegak berdiri dan siap disarangkan ke kemaluan Rina.
Markus lalu memberikan kesempatan pada Rina untuk mengulum penisnya… Rina dengan malu lalu mengulumnya dalam bibirnya dan menjilatnya hingga penuh semua rongga mulutnya. Sedang Markus pun terus memasukan jari tangannya kekemaluan Rina dan memainkan klitoris Rina. Tidak lama kemudian Rina orgasme dan lobang vaginanya basah oleh cairan cintanya. pak Markus belum juga klimak namun pada waktu ke20 ia keluarkan maninya dimulut Rina dan tertelan oleh Rina, saat itu Rina mau muntah karena ia tidak biasa begitu dengan suaminya.
Rina berlari kekamar mandi dengan bertelanjang, dalam kamar mandi ia muntah dan berusaha mengeluarkan mani Markus.namun tetap ada yang tertelan olehnya. Kemudian ia kembali kekamar dan melihat Pak Markus Tiduran dan memandang kearahnya. Bagaimana Rin? Kita lanjutkan? Tanya markus sabar. Rina diam. Kediaman Rina memberi sinyal bahwa Markus harus merangsangnya lagi.
Markus lalu kembali membaringkan Rina di ranjang yang biasa ditiduri Rina Degan Hendri itu. lalu markus menjilati permukaan kulit Rina yang penuh keringat itu hingga Rina kembali bergairah dan siap untu babak kedua.Setelah beberapa saat di ransang maka Markus bersiap untuk menjalankan babak terakhir. Ia angkat kedua kaki Rina yang putihmulus itu, lalu ia buka dan letakan di bahunya yang kekar itu.Penisnya tegak terarah kemulut lobang Rina. Sekali dorong masuklah kepala penisnya dan memang agak sempit karena belum pernah melahirkan. Rina merasa ngilu di lubangnnya.. pakk… aduhhh sakit pak… sambil tangannya mencengkram bahu Markus. Tenang Rin…. bentar lagi ya… Markus berhenti dan kembali ia hujamkan penisnya hingga mentok Rina menjerit aduhhhhh… pakkkkk… dan dari sudut matanya keluar air mata karena menahan sakit di hantam penis Markus yang luar biasa besar dan panjangnya itu.
Saat penisnya telah masuk semua markus mendorong keluar masuk lambat lambat dan mempercepat gerakan maju mundur. Sementara Rina memegang erat lengan Markus dan keringatnya mengucur deras dari kulitnya yang pitih mulus itu. Sesekali payudaranya di remas Markus denag tangannya dan mulutya mengulum bibir Rina. Karena kerasnya goyangan dan gerakan Markus hingga membuat payudara Rina turun naik mengikuti irama gerakan Markus itu.
Dengan takluknya Rina pada Markus maka ia dengan penuh semangat terus memompa hingga Rina orgasme berulang ulang. 5 Menit kemudian Rina telah lemas dan tak bertenaga barulah Markus memuntahkan air maninya didalam vagina Rina. Penisnya ia biarkan didalam lubang itu hingga mengecil. Rina merasa setiap sendi tulangnya lemas dan lunglai saat itu diam saja. pak markus masih tetap diatas tubuh Rina dan tertidur. Tubuhnya yang hitam kekar itu masih terus menutupi tubuh Rina yang penuh campuran keringat kedua manusia itu.
Malam itu merupakan malam kemenangan Markus karena telah dapat menguasai Rina. paginya saat bangun Rina merasa capai dan ia minta izin untuk tidak kekantor. Selama siangnya dirumah Rina Markus mengulangi persenggamaaan itu, hingga sorenya baru ia pulang. Rina setelah kejadian itu mendapatkan kepuasan sex yang belum pernah ia rasakan selama perkawinannya . Sejak saat itu secara sembunyi2 Rina dan Markus melakukan hub terlarang itu baik di rumahnya atau hotel.
Rina telah menjadi wanita yang butuh kehangatan , iapun terus menjaga ritme hubungan dengan suaminya Hendri. bagaimanpun ia tidak ingin rumah tangganya terganggu oleh affairnya dengan markus yang notabene seusia ayahnya dan oknum polisi itu.
Nonton Semi Cosplay Scathach 2018
By: Mellysa ing on Maret 22, 2018 / comment : 0 CeritaSek17, Nonton Bokep, Nonton Film Semi, Video Dewasa
Nonton Film Semi Abg Cantik Suka Nyepong 2017
By: Mellysa ing on Maret 22, 2018 / comment : 0 CeritaSek17, Nonton Bokep, Nonton Film Semi, Video Dewasa
Nonton Film Semi 2018
By: Mellysa ing on Maret 22, 2018 / comment : 0 CeritaSek17, Video Dewasa
Gairah Istri Teman Mulus dan Bahenol (2017)
By: Mellysa ing on Desember 17, 2017 / comment : 0 CeritaSek17, Video Dewasa
Cerita Dewasa Desahan Wanita Cantik Pemain Basket 2017
By: Mellysa ing on Desember 16, 2017 / comment : 0 Cerita Dewasa, Cerita Dewasa Abg, CeritaSek17
Cerita Dewasa Desahan Wanita Cantik Pemain Basket 2017 - Ketika itu, sekolahku sedang mengikuti persiapan untuk lomba basket. Sebagai pemain inti tentu saja aku mengikuti program latihan yang diberikan oleh pelatih. Kami diharuskan menginap di sekolah untuk suatu latihan. Yah, terpaksa aku menginap juga di sekolah.
Ternyata yang menginap tidak hanya tim basket putra tetapi juga tim basket putri. Dalam hati aku bersorak gembira karena di tim basket putri di sekolahku terdapat banyak cewek cantik. Apalagi pakaian tim cewek memang sangat sexy.
Memang mereka bisa main basket, cuma yang bisa bermain bagus hanya satu atau dua orang saja. Aku datang ke sekolah pukul 16:00 WIB. Setelah menaruh tasku di kelas, aku segera bergabung dengan teman-temanku.
Saat itu langit masih agak terang, sehingga aku masih bisa bermain di lapangan basket yang outdoor. Latihan berjalan seperti biasa. Pemanasan, latihan lay-up dan permainan. Seperti biasa, putra dan putri dicampur. Jadi di satu tim terdapat 3 cowok dan 2 cewek. Aku main seperti biasa tidak terlalu ngotot.
Saat itu tim lawan sedang menekan timku. Vinny sedang melakukan jump shoot, aku berusaha menghalanginya dengan melakukan blocking. Namun usahaku gagal, tanganku justru menyentuh bagian terlarangnya. Aku benar-benar tidak bermaksud menyentuh dadanya. Memang dadanya tidak terlalu besar namun setelah menyentuhnya kurasakan payudaranya sangat kenyal.
Lalu aku meminta maaf kepadanya. Vinny pun menerima maafku dengan wajah agak merah. Setelah itu giliran timku melakukan serangan. Lagi-lagi aku berhadapan dengan Vinny. Aku berusaha menerobos defend dari Vinny. Namun tak sengaja aku menjatuhkan Vinny dan aku dikenai personal foul. Aku mencoba membantu Vinny berdiri.
Kulihat kakinya berdarah, lalu kutawarkan untuk mengantarkannya membesihkan luka itu. Vinny pun menerima ajakanku. Kami pun berjalan menuju ke ruang guru yang jaraknya memang agak jauh dengan lapangan basket. Vinny berjalan tertatih-tatih, maka kubantu ia berjalan. Saat itu sekolahku sudah kosong semua, hanya tinggal kami tim basket dan karyawan sekolah.
Sesampainya di ruang guru, aku segera mengambil peralatan P3K. Kubasahi luka di paha kiri Vinny dengan perlahan. Sesekali Vinny melakukan desahan karena kesakitan. Setelah kucuci lukanya, kuberi obat merah dan kuperban kakinya. Saat menangani lukanya, baru kusadari bahwa Vinny juga memiliki kaki yang menurutku sangat sexy.
Kakinya sangat panjang dan mulus. Apalagi dia hanya mengenakan celana pendek. Kuarahkan pandanganku ke atas. Dadanya tidak terlalu besar, namun cukuplah bagi cewek berusia 17 tahun. Oh ya.. Vinny berusia 17 tahun, rambutnya lurus panjang sebahu, kulitnya putih mulus, dia Asli Indo sepertiku. Tingginya 172 cm dan beratnya kira-kira 50 kg.
Tiba-tiba kudengar erangan Vinny yang membangunkanku dari lamunanku.
Ada apa Vin? kutanya dia dengan lembut.
Kakiku rasanya sakit banget. jawabnya.
Di mana Vin? tanyaku dengan agak panik.
Di sekitar lukaku..
Kupegang daerah di sekitar lukanya dan mulai memijatnya. Penisku lama-lama bangun apalagi mendengar desahan Vinny. Tampaknya ini hanya taktik Vinny untuk mendekatiku. Aku pun tak bisa berpikir jernih lagi. Segera saja kulumat bibir Vinny yang indah itu. Vinny pun tak mencoba melepaskan diri.
Ia sangat menikmati ciumanku. Perlahan, Vinny pun membalas ciumanku. Tanganku mulai merambah ke daerah dadanya. Kuraba dadanya dari luar bajunya yang basah oleh keringat. Vinny semakin terangsang. Kucoba membuka bajunya, namun aku tidak ingin buru-buru. Kuhentikan seranganku. Vinny yang sudah terangsang agak kaget dengan sikapku. Namun aku menjelaskan bahwa aku tak ingin terburu-buru dan Vinny pun dapat memahami alasanku walaupun ia merasa sangat kecewa.
Kemudian aku membantunya kembali ke lapangan. Sebelum kembali ke lapangan aku mencium mulutnya sekali lagi. Kami pun berjanji untuk bertemu di ruang kelas IB setelah latihan selesai. Dalam hati aku berjanji bahwa aku harus merasakan kenikmatan tubuhnya. Sisa latihan malam itu pun kulakukan dengan separuh hati.
Setelah latihan, kami semua mandi dan beristirahat. Kesempatan bebas itulah yang kami gunakan untuk bertemu. Di ruang kelas itu kami saling mengobrol dengan bebas. Aku pun tahu bahwa Vinny belum pernah memiliki pacar sebelumnya dan kurasa dia menaruh hati padaku. Perasaanku padanya biasa-biasa saja.
Namun mendapat kesempatan ini aku pun tak ingin melewatkannya. Kami pun mengobrol dengan santai. Vinny pun bermanja-manja denganku. Kepalanya disandarkan ke bahuku dan aku pun membelai rambutnya yang wangi itu. Entah siapa yang memulai, kami saling berpagutan satu sama lain. Bibirnya yang hangat telah menempel dengan bibirku. Lidah kami pun saling beradu.Kuarahkan ciumanku ke bawah. Kupagut lehernya dengan lembut sehingga Vinny melakukan desahan .
Tanganku mulai aktif melancarkan serangan ke dada Vinny. Kurasakan payudara Vinny mulai mengeras. Kusingkap T-Shirt pink miliknya dan terlihatlah payudara Vinny terbungkus Triumph 32B. Ketika aku akan melancarkan seranganku, Vinny tiba-tiba melarang. Kali ini dia yang belum siap. Rupanya ia ingin melakukannya secara utuh denganku di suatu tempat yang pantas. Aku pun memahami maksudnya. Akhirnya kami hanya berciuman saja.
Keesokan harinya, kami kembali melakukan latihan basket. Namun Vinny hanya melakukan latihan ringan saja. Pukul 13:00 kami boleh pulang ke rumah masing-masing. Kutawarkan tumpangan kepada Vinny. Aku memang membawa mobil sendiri ke sekolah. Kuantarkan ke rumahnya di sebuah jalan besar. Sesampainya di sana, aku diajaknya masuk ke rumahnya. Aku tahu bahwa Vinny tidak tinggal bersama orang tuanya.
Orang tuanya terlalu sibuk mengurus bisnis mereka. Vinny memang anak orang kaya. Pertama-tama aku minta ijin memakai kamar mandinya untuk mandi sejenak. Setelah selesai, aku menunggu di kamarnya. Kamarnya cukup luas. Suasananya pun cukup enak. Aku kini mengerti mengapa Vinny tak ingin melakukannya di kelas. Vinny juga sedang mandi rupanya. Memang cewek kalau mandi itu agak lama.
Tak lama, Vinny keluar dari kamar mandi dengan mengenakan T-Shirt Hello Kitty berwarna biru muda dengan celana pendek. Lalu kami pun berbincang-bincang. Aku pun memuji kecantikannya. Setelah agak lama berbincang, kami saling memandang dan kami pun mulai berciuman.Ciuman kali ini sangat kunikmati.
Kuraba dengan lembut payudara Vinny. Kemudian kubuka baju Vinny dan terlihatlah BH hitam membungkus payudara yang sangat indah. Aku termenung sejenak lalu mulai melepas pakaianku dan pakaiannya. Aku sudah telanjang sedangkan Vinny masih mengenakan pakaian dalam berwarna hitam. Kulanjutkan ciumanku di dada Vinny. Vinny melenguh perlahan menikmati perlakuanku.
Perlahan-lahan kuarahkan mulutku di antara dua belahan pahanya yang mulus. Lalu kusentuh permukaan celana dalamnya yang sexy dengan ujung lidahku. Badan Vinny seperti mengejang perlahan. Kuliarkan lidahku di celana dalamnya. Vinny pun merasakan desahan nikmat karena lidahku mengenai klistorisnya. Kulepas BH dan CD-nya hingga tampaklah sesosok tubuh yang sangat indah dan proporsional.
Kembali aku mempermainkan buah dadanya. Buah dadanya sudah mulai menegang dan bentuknya pun menjadi sangat indah walaupun tidak besar. Kugigit-gigit lembut putingnya yang menegang keras. Kuturunkan ciumanku ke arah rambut-rambut halus yang tertata rapi di bagian bawah tubuhnya. Kucium harum khas kemaluan Vinny. Kujulurkan lidahku masuk ke dalam belahan kemaluannya dan berusaha menemukan klistorisnya.
Ketika kutemukan daging kecil itu, Vinny mengeluarkan desahan desahan yang sangat merangsang diriku. Aku semakin bergairah untuk merasakan sempitnya kemaluannya. Kemaluannya terus kulumat dengan lidahku. Tak lama kemudian, kurasakan kepalaku dijepit oleh kedua belah paha Vinny.
Badan Vinny mulai mengejang, melonjak dan melengkungkan tubuhnya sesaat. Vinny telah mencapai orgasme pertamanya bersamaku. Kubiarkan ia menikmati gelombang orgasme pertamanya selama beberapa menit dengan terus memainkan lidahku dengan lembut di daerah sensitifnya. Kemudian Vinny terbaring lemas karena gelombang orgasme yang telah melandanya tadi. Ia sangat menikmati orgasme nya tadi.
Memahami kebutuhanku, Vinny kembali aktif. Vinny meraih batang kemaluanku dan menyentuhkan lidahnya ke kepala penisku. Kurasakan hisapannya masih malu-malu. Tapi terus kumotivasi dia dengan ucapan-ucapan kotor. Dan usahaku berhasil. Lama-lama Vinny tidak lagi merasa canggung. Hisapannya mulai membuatku melakukan desahan . Ukuran mulut Vinny pas sekali dengan lebar penisku.
Jadi kenikmatan yang kudapat sangatlah nikmat. Aku pun tak mau diam. Kuraih kedua paha Vinny dan kubenamkan kepalaku diantaranya. Sehingga kami membentuk sikap 69. Rangsangan-rangsangan yang telah menjalari tubuh kami berdua rupanya sudah semakin hebat dan tak dapat ditahan lagi. Vinny bergulir ke sampingku, memutar posisi tubuhnya sehingga kami dapat berciuman sejenak.
Aku bertanya, Vin, aku masukkan ya? Dengan lemah, Vinny pun menganggukkan kepala. Kubaringkan tubuhnya ke ranjang, kuangkat kedua belah tungkainya yang muluh ke bahuku. Kuarahkan kepala kemaluanku menuju ke arah kemaluannya. Lalu kumasukkan kepalanya dahulu ke dalam milik Vinny.
Rupanya kemaluan Vinny sangat sempit. Tidak dapat kumasuki. Vinny melakukan desahan karena kesakitan sambil melonjak ketika aku mencoba menekannya. Sebenarnya aku senang mendapat vagina yang begitu sempit. Namun aku sangat kesulitan memasukkannya. Aku sudah sangat bersusah payah melakukannya. Aku sangat berhati-hati dalam melakukannya, karena aku tak mau menyakiti Vinny.
Aku merasa kasihan pada Vinny. Vinny terpaksa harus menahan gejolak nafsu dalam dirinya karena hal ini. Wajahnya terlihat sangat menderita. Terpaksa kuambil jalan pintas. Kumasukkan sekali lagi kepala kemaluanku ke dalam lubang kemaluan Vinny dan kudorong sekuat tenaga, namun gagal. Justru aku kesakitan sendiri. Vinny pun menjerit kesakitan. Kucoba menenangkannya sebentar. Lalu kucoba lagi.
Setelah 5 menit akhirnya berhasil. Penisku ternyata dapat masuk seluruhnya ke dalam milik Vinny. Dapat dikatakan sangat pas. Kurasa milik Vinny sangat dalam, karena dari semua cewek yang pernah ML denganku, vaginanya tak ada yang dapat menampung milikku. Paling-paling hanya 3/4-nya.
Mungkin karena Vinny itu tinggi sehingga vaginanya juga dalam. Setelah masuk semua, kudiamkan beberapa saat agar Vinny terbiasa. Lalu penisku mulai kutekan-tekankan perlahan-lahan. Vinny masih melakukan desahan karena kesakitan.
Walau penisku dapat masuk semuanya tapi ini sangat terasa sempit. Lama-lama kugerakkan agak cepat. Vinny sudah dapat mengikuti permainanku. Ia sudah dapat mendesah nikmat. Klistorisnya tergesek terus oleh milikku. Setelah agak lama, kuganti posisi.
Aku berada terlentang di ranjang dan Vinny berada di atasku menghadap ke arahku. Dengan posisi ini, Vinny dapat mengatur sendiri kecepatan penisku. Vinny menggerakkan sendiri pantatnya. Aku pun menaikkan pantatku saat Vinny menurunkan pantatnya. Tanganku pun berada di kedua bukit kembarnya. Sensasi ini sungguh luar biasa.
Vinny sangat menikmati permainan ini. Vinny melakukan desahan secara lantang dan ia bergerak semakin seru setiap kali kejantananku menghantam ujung rahimnya. Gerakan kami berdua semakin cepat dan semakin melelahkan, sampai akhirnya Vinny mengejang dan membusurkan badannya kembali.
Gelombang orgasme kedua telah melandanya. Ia tampak masih berusaha meneruskan gerakan-gerakan naik turunnya untuk memperlama waktu orgasmenya yang kedua sebelum akhirnya merebahkan tubuhnya yang lemas di atas tubuhku dan terdiam untuk beberapa saat. Tubuhnya bermandikan keringat. Aku menatap wajahnya yang menunjukan rasa bahagia.
Setelah memulihkan tenaga sesaat. Kembali aku melakukan permainan. Kali ini doggy style. Kubimbing ia pada posisi itu. Aku berdiri di belakangnya dan menusukkan penisku ke dalam miliknya. Kugerakkan penisku perlahan, namun lama-lama semakin cepat. Vinny berulangkali melakukan desahan sambil mengucapkan kata-kata kotor yang tak dapat kubayangkan mampu keluar dari mulut gadis cantik seperti dia. Sampai akhirnya aku merasakan spermaku sudah mengumpul di penisku.
Kukatakan padanya aku hampir orgasme. Dia pun hampir orgasme. Kupercepat laju penisku di dalam vaginanya. Kubuat agar Vinny keluar terlebih dahulu. Vinny pun meraih orgasmenya yang ketiga. Kubiarkan penisku di dalam vaginanya untuk menambah sensasi baginya, walau aku harus mati-matian menahan laju spermaku agar tidak muntah di dalam. Kemudian, kucabut penisku dan kumasukkan dalam mulutnya. Spermaku ternyata tidak mau keluar. Vinny pun berinisiatif mengulum penisku.
Tak lama kemudian, spermaku muncrat di dalam mulutnya. Spermaku keluar banyak sekali. Vinny kaget, namun ia segera menelannya. Kami diam sesaat. Vin, kamu masih kuat untuk main lagi? tanyaku nakal. Tentu donk.. jawabnya mesra. Vinny memang memiliki stamina yang kuat. Walaupun tubuhnya telah basah oleh peluh keringat, ia masih belum capai.
Setelah penisku kembali tegang, aku duduk dan Vinny duduk di atasku. Kumasukkan kembali penisku ke dalam vaginanya. Kali ini sudah tidak sesulit tadi walaupun masih agak rapat. Kugoyangkan pantatnya untuk meraih kenikmatan. Kugesek-gesek klistorisnya dengan penisku. Vinny kembali bergairah menyambutnya. Lalu kucoba menusukkan penisku keras-keras. Rasanya sungguh luar biasa.
Vinny sangat menyukai tusukan itu. Ketika spermaku sudah mengumpul lagi, aku berganti posisi. Vinny kutidurkan terlentang lalu aku tengkurap di atasnya. Kugerakkan pantatku naik turun dengan cepat. Namun Vinny kurang menyukai posisi ini. Kuanjurkan dia untuk tengkurap di atas ranjang dan aku di atasnya. Seperti kura-kura saling menumpang. Kumasukkan penisku ke dalam liang kenikmatannya. Vinny kembali merasakan rasa puas.
Kugerakkan penisku dengan cepat. Vinny akhirnya keluar juga untuk yang keempat kalinya. Aku pun mengeluarkan spermaku lagi di kedua belah dadanya. Kami pun tertidur selama beberapa jam. Ketika aku bangun, jam sudah menunjukkan pukul 19:30. Aku pun mencoba bangkit dari ranjang. Vinny pun terbangun. Saat itulah Vinny mengungkapkan perasaannya padaku.
Langganan:
Postingan (Atom)


















Comments